oleh: Lauti D. SantyPusat Survei Geologi Disampaikan pada acara Presentasi: PRODUKSI MINYAK DAN GAS BUMI INDONESIA DI MASA DEPAN:Forecasting Berdasarkan Metode HubbertJum'at 22 Januari 2010, Auditorium Museum Geologi Tujuan diskusi adalah untuk mengevalua...
Studi Cekungan | Friday, 22 January 2010
Lebih LanjutJakarta, the capital city of the Republic of Indonesia, is a potential earthquake hazard area. The city lies on the very thick ( >294 M ) Quaternary sediments. Destructive earthquakes influenced this city were generated from the subduction and activ...
GeoDinamika Kuarter | Tuesday, 13 October 2009
Lebih LanjutPenelitian magmatisma bertujuan untuk mempelajari petrologi, geokimia, dan mineralisasi. Data petrologi tersebut dapat menjelaskan petrogenesa batuan, petrotektonik (lingkungan tektonik), dan umur magmatisme. Apabila mineralisasi dikaitkan dengan proses m...
Konsep Magmatisme | Wednesday, 29 July 2009
Lebih LanjutBy : Indra BudimanCoordinator of Mapping and Fundamental Research ProgramCentre of Geological SurveyGeological Agency Indonesia is rich in natural resources such as hydrocarbon, geothermal and mineral deposits. The wide areas of land-water interface has s...
Pemetaan | Wednesday, 24 February 2010
Lebih LanjutMineral matter change in high rank coal of the South Walker Creek, Bowen Basin, Queensland A.K. Permana(a,b), C.R. Ward(a), L.W. Gurba(a), Zhongsheng Li(a), S. Davison(c) (a)School of BESS, University of New South Wales, Sydney NSW 2052 Australia(b)Geolog...
GeoSeminar | Wednesday, 17 March 2010
Lebih LanjutPaleoclimates in Asia during the Cretaceous: their variations, causes, and biotic and environmental responses. Jogjakarta 7-9 October 2010
Optimalisasi Eksplorasi dan Produktivitas Sumber Daya Energi Cekungan Sumatera Selatan
Kepala Badan Geologi berkesempatan hadir dalam acara penutupan Seminar Geologi: Penyebarluasan Informasi Geologi dan Geofisika bagi Guru Geografi yang diselenggarakan atas kerjasama Badan Geologi - Pusat Survei Geologi dan Dinas
Ilustrasi Gunung Guntur pada tahun 1856 dalam buku Junghuhn Java Album
Peta Cekungan Sedimen Indonesia dapat diunduh di situs Pusat Survei Geologi
Badan Geologi (2009) telah menerbitkan peta cekungan sedimen Indonesia dengan jumlah cekungan 128 buah yang terdiri atas cekungan-cekungan Tersier, Pra-Tersier, serta cekungan dengan sedimen berumur dari Pra-Tersier hingga menerus sampai