Widyaiswara atau intruktur merupakan kekuatan utama dalam sebuah institusi pendidikan dan pelatihan, oleh karena itu Balai Diklat Tambang Bawah Tanah sebagai salah satu bentuk kerja sama dengan Jepang membentuk tim intruktur (counterpart) dan sampai saat ini tim-tim ini tetap dipertahankan. Tentunya dengan adanya tim ini kami lebih fokus dalam penguasaan teknologi tambang bawah tanah, yang selanjutnya akan ditransfer ke peserta diklat. Kami memiliki lima tim yaitu tim tambang, tim keselamatan, tim mesin, tim listrik dan tim lingkungan tambang.